Postingan

Menampilkan postingan dengan label Psikologi

Sistem Informasi Psikologi

SISTEM Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) yang berarti suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.  Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka. Pengertian Sistem Menurut Para Ahli Menurut Davis, G.B, sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran. Menurut Lani Sidharta, sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama. Menurut Jerry Futz Gerald, sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosed...

Bentuk-Bentuk Utama dalam Terapi

1.  Supportive Therapy Menurut Kembaren (2009), tujuan dari s upportive therapy adalah untuk menguatkan daya tahan mental yang telah dimilikinya, mengembangkan mekanisme daya tahan mental yang baru dan yang lebih baik untuk mempertahankan fungsi pengontrolan diri serta meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Terdapat beberapa bentuk Supportive Therapy, antara lain : Ventilasi : suatu bentuk psikoterapi suportif yang memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pasien untuk mengemukakan isi hatinya dan sebagai hasilnya ia akan merasa lega serta keluhannya akan berkurang Persuasi : suatu bentuk psikoterapi suportif yang dilakukan dengan menerangkan secara masuk akal tentang gejala-gejala penyakitnya yang timbul akibat cara berpikir, perasaan, dan sikapnya terhadap masalah yang dihadapinya. Reassurance : suatu bentuk psikoterapi suportif yang berusaha meyakinkan kembali kemampuan pasien bahwa ia sanggup mengatasi masalah yang dihadapinya Sugestif : sua...

Perbedaaan Konseling dengan Psikoterapi

Konseling Konseling atau penyuluhan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli, yang disebut konselor atau pembimbing, kepada individu yang mengalami sesuatu masalah, disebut konsele, yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Frank Parsons pada tahun 1908 saat ia melakukan konseling karier. Selanjutnya juga diadopsi oleh Carl Rogers yang kemudian mengembangkan pendekatan terapi yang berpusat pada klien (client centered). Psikoterapi Psikoterapi adalah usaha penyembuhan untuk masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan dan perilaku. Psikoterapi (p sychotherapy ) berasal dari dua kata, yaitu " psyche " yang artinya jiwa, pikiran atau mental dan " therapy " yang artinya penyembuhan, pengobatan atau perawatan. Oleh karena itu, psikoterapi disebut juga dengan istilah terapi kejiwaan, terapi mental, atau terapi pikiran. Orang yang melakukan psikoterapi disebut Psikoterapis ( psycho...

Pengertian Psikoterapi

Terdapat 2 jenis terapi yaitu terapi medis dan psikoterapi. Terapi medis adalah perawatan yang menggunakan obat-obatan serta berhubungan dengan medis seperti ECT ( Electroconvulsive Therapy ), bedah syaraf ( psychosurgery ) dan lainnya. Sedangkan psikoterapi adalah perawatan dan penyembuhan terhadap gangguan dan penyakit jika dengan cara yang lebih psikologis daripada fisiologis maupun biologis. Istilah psikoterapi ini mencakup beberapa macam teknik yang semuanya dimaksudkan untuk membantu indivisu yang emosinya terganggu, sehingga mereka dapat mengembangkan cara yang lebih bermanfaat unruk menghadapi orang lain. Terdapat beberapa macam teknik psikoterapi namun teknik-teknik dalam psikoterapi pada dasarnya sama, yaitu adanya komunikasi antara klien (penderita) dengan terapis. Klien didorong untuk datang mengungkapkan rasa takut, cemas, emosi dan pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan secara bebas tanpa adanya rasa takut dan malu dicemooh oleh terapisnya. Di sisi lain, seorang t...

Akulturasi Psikologis

Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri Pengertian Psikologi Menurut Beberapa Ahli   Pengertian Psikologi menurut Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya. Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.

Psikologi Lintas Budaya

Psikologi lintas budaya adalah kajian mengenai persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok etnik. Mengenai hubungan-hubungan di antara ubahan psikologis dan sosio-budaya, ekologis, dan ubahan biologis; serta mengenai perubahan-perubahan yang berlangsung dalam ubahan-ubahan tersebut. Menurut Segall, Dasen dan Poortinga, psikologi lintas budaya adalah kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Definisi ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok yaitu keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku terjadi. Definisi ini relatif sederhana dan memunculkan banyak persoalan. Sejumlah definisi lain mengungkapkan beberapa segi baru dan menekankan beberapa kompleksitas, riset lintas-budaya dalam psikologi adalah perbandingan sistematik dan eksplisit antara variabel psikologis di bawah kondisi-kondisi ...

Gordon Willard Allport : Teori Kepribadian Matang

Menurut Allport individu yang sehat adalah indivude yang bebas dari masa lalu, fokus kepada masa depan. Dalam konsep Allport ada yang disebut dengan Proprium, proprium adalah sesuatu yang dimiliki seseorang atau unik bagi seseorang, yang tidak dimiliki orang lain. Kriteria kepribadian yang matang menurut Allport adalah : 1 . Perluasan perasaan diri : individu matang mengembangkan perhatian ke luar diri sendiri.  2 . Hubungan diri yang hangat dengan orang lain : mampu memperlihatkan keintiman (cinta) kepada orang-orang terdekat.  3 . Keamanan emosional : mampu menerima dirinya dengan segala kelemahan dan kelebihannya, termasuk emosi yang dirasakan.  4 . Persepsi realistis : memandang dunia secara objektif, sedangkan individu neurotis mengubah realitas sesuai keinginannya.  5 . Keterampilan dan tugas-tugas : mengerahkan keterampilannya pada pekerjaan mereka  6 . Pemahaman diri : menggambarkan dirinya secara objektif dan terbuka terhadap pendapat ora...

Manusia Menurut Psikoanalisis dan Behaviorisme

Manusia menurut Teori Psikoanalisis Sigmund Freud, pendiri psikoanalisis, adalah orang yang pertama berusaha merumuskan psikologi manusia. Ia memfokuskan perhatiannya pada totalitas kepribadian manusia, bukan pada bagian-bagian yang terpisah. Menurut Freud, perilaku manusia merupakan hasil interaksi tiga subsistem dalam kepribadian manusia Id, Ego dan Superego. Id adalah bagian kepribadian yang menyimpan dorongan-dorongan biologis manusia—pusat instink (hawa nafsu—dalam kamus agama). Ada dua instink dominan: (1) Libido—instink reproduktif yang menyediakan energi dasar untuk kegiatan-kegiatan manusia yang konstruktif; (2) Thanatosos—instink destruktif dan agresif. Yang pertama disebut juga instink kehidupan (eros), yang dalam konsep freud bukan hanya meliputi dorongan seksual, tetapi juga semua yang mendatangkan kenikmatan termasuk kasih ibu, pemujaan pada Tuhan, dan cinta diri (narcism). Semua motif manusia adalah gabungan antara eros dan thanatos. Id bergerak berdasarkan prinsip...

Teori-Teori Kepribadian

Teori-teori kepribadian terdiri dari Pendekatan Tipologis dan "Trait", Pendekatan Psikodinamika, Teori Social-Learning, dan Pendekatan Fenomologis. Kali ini yang saya akan bahas adalah Pendekatan Tipologis dan "Trait". Pendekatan tipologis dan "trait" terhadap kepribadian berusaha memisahkan dan memberikan sifat dasar individu yang mengarahkanperilaku sehingga bisa dikelompokan. 1. Pendekatan tipologis pernah dilakukan oleh Hipocrates, seorang Bapak Ilmu Kedokteran. Ia membagi kepribadian menjadi empat tipe menurut nama cairan yang mempengarui, yaitu : * Melankolik dipengatuhi oleh empedu hitam (murung, depresif) * Sanguinis dipengaruhi oleh darah (gembira, optimistik) * Kholerik dipengaruhi oleh empedu kuning (mudah marah). * Phlegmatik dipengaruhi oleh cairan lendir (tenang, lamban, tidak mudah dirangsang) 2. Pada tahun 1935 seorang ahli bernama Kretchmer mengemukakan teori kepribadian yang didasarkan pada bentuk tubuh seseorang. *...